Meski sudah berusia senja, penyanyi dan penulis lagu Judy Collins (87) tak sedikit pun menua perihal renjananya. Ia berupaya untuk selalu aktif dan bergerak, apalagi dalam urusan musik. Belakangan ini, dia sedang mempersiapkan tur perpisahan bertajuk Sweet Judy Blue Eyes yang akan dimulai pada awal Juli 2026.
”Saya akan selalu bekerja. Sepertinya semua orang juga begitu. Mereka mengucapkan selamat tinggal, lalu kembali menyapa dengan ’halo’,” ucapnya dalam sebuah artikel People yang diterbitkan pada Jumat (19/6/2026).
Dalam sejumlah penampilannya, Collins terkadang menyapa penonton demikian, ”Tonight, you’re my grief group.” Maksudnya, dia memahami bahwa setiap penonton membawa beragam kisah, salah satunya adalah perasaan pernah patah hati. Di pertunjukan itulah mereka punya kesempatan untuk menikmati musik sekaligus merenungkan diri.
”Pada dasarnya, yang saya lakukan itu adalah menyembuhkan hati saya sendiri,” ujarnya.
Kepergian belahan jiwanya, Louis Nelson, pada tahun 2024 sempat membuat Collins terguncang. Salah satu hal yang menyemangatinya adalah sebuah tulisan di cemin kamar tidurnya, yakni ”Do it now”. Kalimat singkat itu mungkin sederhana, tetapi, bagi Collins, sangat bermakna.
”Saya langsung kembali tampil di panggung setelah Louis meninggal. Saya tidak akan mampu bertahan jika tidak melakukannya. Bagaimanapun, dia adalah bagian yang tak terpisahkan dari seluruh perjalanan berkarya saya,” kenangnya.
Collins tak pernah berdiam diri dan terus menyibukkan diri meski terkadang perasaan hampa dan sedih itu muncul di kala dirinya sedang tampil di atas panggung.
”Di sekeliling saya, ada orang-orang yang menghadapi kehidupan dan juga menghadapi kematian. Namun, yang harus dilakukan adalah terus memperbarui hidup dan menjalin hubungan dengan orang-orang yang dicintai. Itulah inti dari semuanya. Kalau tidak sedang dalam perjalanan tur, saya menelepon orang-orang untuk bikin janji makan malam,” kata pelantun ”Amazing Grace” yang telah mengantongi banyak penghargaan itu.
Meski sudah berusia senja, penyanyi dan penulis lagu Judy Collins (87) tak sedikit pun menua perihal renjananya. Ia berupaya untuk selalu aktif dan bergerak, apalagi dalam urusan musik. Belakangan ini, dia sedang mempersiapkan tur perpisahan bertajuk Sweet Judy Blue Eyes yang akan dimulai pada awal Juli 2026.
”Saya akan selalu bekerja. Sepertinya semua orang juga begitu. Mereka mengucapkan selamat tinggal, lalu kembali menyapa dengan ’halo’,” ucapnya dalam sebuah artikel People yang diterbitkan pada Jumat (19/6/2026).
Dalam sejumlah penampilannya, Collins terkadang menyapa penonton demikian, ”Tonight, you’re my grief group.” Maksudnya, dia memahami bahwa setiap penonton membawa beragam kisah, salah satunya adalah perasaan pernah patah hati. Di pertunjukan itulah mereka punya kesempatan untuk menikmati musik sekaligus merenungkan diri.
”Pada dasarnya, yang saya lakukan itu adalah menyembuhkan hati saya sendiri,” ujarnya.
Baca JugaWilliam Pajang Foto Memori dengan Mendiang Putri Diana
Kepergian belahan jiwanya, Louis Nelson, pada tahun 2024 sempat membuat Collins terguncang. Salah satu hal yang menyemangatinya adalah sebuah tulisan di cemin kamar tidurnya, yakni ”Do it now”. Kalimat singkat itu mungkin sederhana, tetapi, bagi Collins, sangat bermakna.
”Saya langsung kembali tampil di panggung setelah Louis meninggal. Saya tidak akan mampu bertahan jika tidak melakukannya. Bagaimanapun, dia adalah bagian yang tak terpisahkan dari seluruh perjalanan berkarya saya,” kenangnya.
Collins tak pernah berdiam diri dan terus menyibukkan diri meski terkadang perasaan hampa dan sedih itu muncul di kala dirinya sedang tampil di atas panggung.
”Di sekeliling saya, ada orang-orang yang menghadapi kehidupan dan juga menghadapi kematian. Namun, yang harus dilakukan adalah terus memperbarui hidup dan menjalin hubungan dengan orang-orang yang dicintai. Itulah inti dari semuanya. Kalau tidak sedang dalam perjalanan tur, saya menelepon orang-orang untuk bikin janji makan malam,” kata pelantun ”Amazing Grace” yang telah mengantongi banyak penghargaan itu.