Kegembiraan mulai terlihat di Bandara Barajas Madrid, bahkan saat para pemain belum menginjakkan kaki mereka di Spanyol. Ratusan pendukung timnas yang telah menunggu lama sontak berdiri dan mengibarkan bendera serta mengacungkan poster para pemain saat dari kejauhan, pesawat yang membawa pemain dan trofi piala dunia terbang makin rendah, Senin (20/7/2026).
Tak lama, setelah mendarat, pintu pesawat perlahan terbuka dan kapten timnas Rodrigo Hernandez mengangkat trofi Piala Dunia bersama pelatih kepala Spanyol Luis de la Fuente dan Presiden Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol Rafael Louzan. Semua anggota tim dan ofisial menyematkan berfoto dengan latar belakang pesawat sebelum akhirnya satu per satu menaiki bus yang telah menunggu.
Spanyol membawa pulang trofi Piala Dunia 2026 setelah di final mengalahkan juara bertahan Argentina dengan skor 1-0 di East Rutherford, New Jersey. Ini adalah kali kedua mereka menjuarai Piala Dunia, setelah kemenangan pertama tahun 2010 di Afrika Selatan. Gol Ferran Torres di babak perpanjangan waktulah yang memastikan kemenangan itu.



Rodrigo Hernandez mengangkat trofi Piala Dunia ketika tiba di bandara Madrid pada hari Senin (20/7/2026).
(AP/MANU FERNANDEZ)
Para pemain tim sepak bola nasional Spanyol tiba di bandara Madrid.
(AP/MANU FERNANDEZ)
Lautan penggemar menunggu kedatangan pemain Spanyol di Madrid, Senin (20/7/2026).
(AP/MANU FERNANDEZ)
Penggemar menyalakan suar selama perayaan di Cibeles Square di Madrid pada hari Senin (20/7/2026).
(AP/BERNAT ARMANGUE)
Hari itu Madrid berwarna merah karena ratusan ribu pendukung timnas mengenakan pakaian merah dan berkumpul disepanjang jalan yang akan dilalui bus terbuka yang membawa pemain. Pawai bus tim juara Piala Dunia dimulai dari kediaman Perdana Menteri di Moncloa menuju ke alun-alun Cibeles, ratusan ribu penggemar telah memadati tempat itu sejak berjam-jam sebelumnya.
Para pemain Spanyol mengenakan kaus bertuliskan ”Kami adalah juara”, kecuali beberapa yang bertelanjang dada. Sepanjang perjalanan mereka terus-menerus melambaikan tangan ke arah penonton dan melemparkan beberapa bola ke penonton.
Beberapa pemain, seperti penyerang Borja Iglesias, memutar musik di perangkat DJ di atas bus yang bertuliskan ”Bintang-bintang bersinar bersama”. Sementara itu, penggemar yang berkumpul di jalanan meneriakkan ”Juara” saat bus lewat.



Seorang penggemar mengangkat gambar pelatih kepala sepak bola Spanyol Luis de la Fuente.
(AP/MANU FERNANDEZ)
Penyerang Spanyol Ferran Torres mengangkat trofi saat para pemain Spanyol merayakan di atas panggung di Cibeles Square di Madrid pada Senin (20/7/2026).
(AFP/OSCAR DEL POZO)
Penggemar Spanyol memadati Cibeles Square di Madrid pada Senin (20/7/2026).
(AFP/OSCAR DEL POZO)
Bus terbuka berisi para pemain membelah kerumunan penggemar, menyusuri jalan-jalan utama di bawah terik matahari. Para pemain bergantian mengangkat trofi Piala dunia di sepanjang perjalanan. kemeriahan berlanjut di alun-alun, di mana sebuah panggung berukuran besar telah berdiri untuk perayaan itu.
Skuad dan pelatih Luis de la Fuente diperkenalkan satu per satu kepada para penggemar, masing-masing dengan pilihan musik mereka sendiri yang mereka nyanyikan bersama, sambil mengenakan kaus bertuliskan ”We are champions”.
”Kami sangat antusias untuk mewujudkan mimpi menjadi juara dunia,” kata Fran Carratala, pemuda berusia 34 tahun, yang datang dari wilayah timur laut Catalonia demi menyaksikan parade pemain di Madrid. Warga yang lain, Daniel Gaona, melakukan perjalanan dari Estonia tempat ia tinggal untuk bersama-sama merayakan kemenangan di Madrid.
”Semua orang gila. Suasananya sangat bagus. Orang-orang sangat bahagia. Tidak ada masalah, hanya banyak kebahagiaan,” katanya sambil bersiap menyaksikan parade pemain. ”Ini adalah sesuatu yang harus Anda alami sendiri di sini.”
Dalam sambutannya, gelandang Manchester City, Rodri, mengatakan bahwa ini adalah pencapaian puncak dalam kariernya. “Saya selalu mengatakan ini, menang bersama negara Anda adalah hal terindah yang ada, terutama Piala Dunia,” kata Rodri. “Generasi ini tumbuh besar menyaksikan Iker Casillas dan Andres Iniesta mengangkat piala, dan kita bisa melakukannya hari ini“ tambahnya.
Banyak dari mereka yang hadir di alun-alun berusia muda dan bahkan belum lahir ketika gol Iniesta di babak perpanjangan waktu melawan Belanda memastikan Piala Dunia pertama Spanyol di Afrika Selatan 16 tahun lalu. Bagi banyak pendukung muda, kemenangan ini adalah pertama kalinya mereka menyaksikan tim putra mengangkat trofi dan euforia nasional yang mengikutinya. lebih dari dua juta pendukung timnas menikmati perayaan, malam itu.



Daniel Olmo dan kiper Spanyol David Raya mengambil gambar trofi Piala Dunia di landasan pacu bandara Madrid Barajas, pada Senin (20/8/2026).
(AFP/OSCAR DEL POZO)
Penggemar Spanyol memadati Cibeles Square di Madrid pada Senin (20/7/2026).
(AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)
Seseorang mengangkat potongan kardus yang menggambarkan penyerang Spanyol Nico Williams, saat berkumpul di Cibeles Square di Madrid pada Senin (20/7/2026).
(AFP/OSCAR DEL POZO)
Menggeser peringkat Argentina
Spanyol menggantikan Argentina untuk menduduki nomor 1 dalam peringkat dunia FIFA pada hari Senin, setelah menjuarai Piala Dunia. Sebelumnya Argentina adalah tim peringkat nomor 1 di dunia berdasarkan pembaruan peringkat resmi terakhir pada 11 Juni, saat dimulainya Piala Dunia di Meksiko. Spanyol memasuki turnamen di peringkat nomor 2.
Perancis dan Inggris tetap berada di posisi ketiga dan keempat, meskipun Inggris menang 6-4 atas Prancis dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia. Perancis masih memiliki cukup keunggulan dalam total poin. Brasil dan Maroko menggeser Portugal untuk merebut posisi kelima dan keenam. Portugal kalah 1-0 dari rival regionalnya, Spanyol, di babak 16 besar.
Meksiko naik empat peringkat ke posisi ke-10 setelah penampilan apik mereka di Piala Dunia. Amerika Serikat juga naik satu peringkat ke posisi ke-16 setelah mengalahkan Bosnia dan Herzegovina di babak 32 besar. Perjalanan Amerika berakhir dengan kekalahan mengecewakan 4-1 di tangan Belgia, yang kini berada di peringkat kedelapan dunia.
Namun, pemain yang paling banyak mengalami peningkatan peringkat adalah Erling Haaland dan Norwegia, yang naik 12 peringkat ke posisi ke-19. Tim Vikings menjadi salah satu tim favorit turnamen setelah lolos ke babak gugur dan mengalahkan Brasil di babak 16 besar. Perjalanan mereka di turnamen juga berakhir di tangan Inggris, 2-1 di perempat final, tetapi itu adalah pencapaian terjauh Norwegia di Piala Dunia dalam sejarah mereka.



Seorang penggemar mengenakan topeng Messi saat menunggu kedatangan tim sepak bola nasional Argentina di dekat kamp pelatihan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) di Ezeiza, Provinsi Buenos Aires, pada Senin (20/7/2026).
(AFP/TOMAS CUESTA)
Suasana saat bus yang membawa tim Argentina disambut pendukung di Ezeiza, di pinggiran Buenos Aires, Senin (20/7/2026(.
(AP/GUSTAVO GARELLO)
Tim sepak bola Argentina menaiki bus atap terbuka saat tiba di kamp pelatihan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) di Ezeiza, Provinsi Buenos Aires, pada Senin (20/7/2026).
(AFP/TOMAS CUESTA)
Argentina juga berpesta
Sebagian besar tim sepak bola Argentina mendarat kembali di tanah air pada hari Senin dan disambut ribuan penggemar yang telah menunggu sejak di bandara. Mereka pulang dengan kekalahan 1-0 di final saat melawan Spanyol.
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) sebelumnya mengatakan bahwa beberapa anggota skuad tidak akan berada di penerbangan tersebut, dan bintang Lionel Messi tidak terlihat turun dari pesawat. Pelatih Lionel Scaloni dan seluruh tim yang ada disambut dengan karpet merah dan iringan musik militer. Di dekap cuaca dingin dan guyuran hujan, ribuan penggemar menunggu di luar kamp pelatihan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) di dekat bandara untuk menyambut kepulangan para pemain. Mereka berselimutkan bendera dan memegang payung biru-putih untuk melindungi diri dari gerimis.
Ini bukanlah sambutan meriah yang diharapkan warga Argentina. Empat tahun lalu, jutaan orang memadati jalanan untuk merayakan kemenangan tim mereka saat menjuarai Piala Dunia 2022. Kali ini mereka tetap berkumpul dan menyambut untuk berterima kasih kepada tim atas penampilan mereka.
“Warga Argentina akan tetap merayakannya,” kata ibu rumah tangga Marga Ledezma, yang turut berkumpul dalam penyambutan di bandara. Secara khusus ia juga berterima kasih kepada Messi atas semua yang telah ia berikan dan mendesaknya untuk tidak berhenti bermain untuk Argentina.
Argentina kalah 1-0 dari Spanyol, gagal memenangkan Piala Dunia berturut-turut dalam pertandingan yang dikritik oleh media internasional karena banyaknya pelanggaran dan perilaku tidak sportif dari tim Albiceleste. Banyak penggemar menyoroti bahwa kemenangan sejati bagi Argentina adalah kemenangan 2-1 atas Inggris di semifinal, yang dimainkan di tengah perselisihan yang berkepanjangan antara kedua negara mengenai kedaulatan Kepulauan Falkland.



Sambutan pendukung untuk tim sepak bola nasional Argentina saat tiba di kamp pelatihan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) di Ezeiza, Provinsi Buenos Aires, pada Senin (20/7/2026).
(AFP/TOMAS CUESTA)
Ribuan pendukung Argentina menyambut bus yang membawa tim Argentina di Ezeiza, Argentina, Senin (20/7/2026).
(AP/RODRIGO ABD)
Seorang penggemar memegang potret penyerang Argentina Lionel Messi.
(AFP/LUIS ROBAYO)
“Tim ini menyatukan kita semua, dan kita harus bersyukur untuk itu. Kami akan selalu ada untuk mereka, dalam suka maupun duka. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Messi karena telah memberikan yang terbaik,” kata Leonardo Barrientos, yang bekerja di bengkel tekstil. Warga lain, Maria Ortiz, datang untuk menyambut tim bersama putrinya yang berusia dua tahun, dan mengatakan bahwa Spanyol pantas menang tetapi dia senang dengan apa yang telah diberikan tim Argentina untuk pendukungnya.
Meskipun kecewa setelah kekalahan tersebut, ribuan warga Argentina menuju ke tempat perayaan tradisional di Obelisk di Buenos Aires. Ini menjadi tempat yang sama empat tahun lalu, untuk merayakan kepulangan tim Argentina, hanya suasananya berbeda. Kalau ini Argentina pulang tidak sebagai juara. (AP/AFP/REUTERS)
Kegembiraan mulai terlihat di Bandara Barajas Madrid, bahkan saat para pemain belum menginjakkan kaki mereka di Spanyol. Ratusan pendukung timnas yang telah menunggu lama sontak berdiri dan mengibarkan bendera serta mengacungkan poster para pemain saat dari kejauhan, pesawat yang membawa pemain dan trofi piala dunia terbang makin rendah, Senin (20/7/2026).
Tak lama, setelah mendarat, pintu pesawat perlahan terbuka dan kapten timnas Rodrigo Hernandez mengangkat trofi Piala Dunia bersama pelatih kepala Spanyol Luis de la Fuente dan Presiden Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol Rafael Louzan. Semua anggota tim dan ofisial menyematkan berfoto dengan latar belakang pesawat sebelum akhirnya satu per satu menaiki bus yang telah menunggu.
Spanyol membawa pulang trofi Piala Dunia 2026 setelah di final mengalahkan juara bertahan Argentina dengan skor 1-0 di East Rutherford, New Jersey. Ini adalah kali kedua mereka menjuarai Piala Dunia, setelah kemenangan pertama tahun 2010 di Afrika Selatan. Gol Ferran Torres di babak perpanjangan waktulah yang memastikan kemenangan itu.




Rodrigo Hernandez mengangkat trofi Piala Dunia ketika tiba di bandara Madrid pada hari Senin (20/7/2026).
(AP/MANU FERNANDEZ)
Para pemain tim sepak bola nasional Spanyol tiba di bandara Madrid.
(AP/MANU FERNANDEZ)
Lautan penggemar menunggu kedatangan pemain Spanyol di Madrid, Senin (20/7/2026).
(AP/MANU FERNANDEZ)
Penggemar menyalakan suar selama perayaan di Cibeles Square di Madrid pada hari Senin (20/7/2026).
(AP/BERNAT ARMANGUE)
Hari itu Madrid berwarna merah karena ratusan ribu pendukung timnas mengenakan pakaian merah dan berkumpul disepanjang jalan yang akan dilalui bus terbuka yang membawa pemain. Pawai bus tim juara Piala Dunia dimulai dari kediaman Perdana Menteri di Moncloa menuju ke alun-alun Cibeles, ratusan ribu penggemar telah memadati tempat itu sejak berjam-jam sebelumnya.
Para pemain Spanyol mengenakan kaus bertuliskan ”Kami adalah juara”, kecuali beberapa yang bertelanjang dada. Sepanjang perjalanan mereka terus-menerus melambaikan tangan ke arah penonton dan melemparkan beberapa bola ke penonton.
Beberapa pemain, seperti penyerang Borja Iglesias, memutar musik di perangkat DJ di atas bus yang bertuliskan ”Bintang-bintang bersinar bersama”. Sementara itu, penggemar yang berkumpul di jalanan meneriakkan ”Juara” saat bus lewat.



Seorang penggemar mengangkat gambar pelatih kepala sepak bola Spanyol Luis de la Fuente.
(AP/MANU FERNANDEZ)
Penyerang Spanyol Ferran Torres mengangkat trofi saat para pemain Spanyol merayakan di atas panggung di Cibeles Square di Madrid pada Senin (20/7/2026).
(AFP/OSCAR DEL POZO)
Penggemar Spanyol memadati Cibeles Square di Madrid pada Senin (20/7/2026).
(AFP/OSCAR DEL POZO)
Bus terbuka berisi para pemain membelah kerumunan penggemar, menyusuri jalan-jalan utama di bawah terik matahari. Para pemain bergantian mengangkat trofi Piala dunia di sepanjang perjalanan. kemeriahan berlanjut di alun-alun, di mana sebuah panggung berukuran besar telah berdiri untuk perayaan itu.
Skuad dan pelatih Luis de la Fuente diperkenalkan satu per satu kepada para penggemar, masing-masing dengan pilihan musik mereka sendiri yang mereka nyanyikan bersama, sambil mengenakan kaus bertuliskan ”We are champions”.
”Kami sangat antusias untuk mewujudkan mimpi menjadi juara dunia,” kata Fran Carratala, pemuda berusia 34 tahun, yang datang dari wilayah timur laut Catalonia demi menyaksikan parade pemain di Madrid. Warga yang lain, Daniel Gaona, melakukan perjalanan dari Estonia tempat ia tinggal untuk bersama-sama merayakan kemenangan di Madrid.
”Semua orang gila. Suasananya sangat bagus. Orang-orang sangat bahagia. Tidak ada masalah, hanya banyak kebahagiaan,” katanya sambil bersiap menyaksikan parade pemain. ”Ini adalah sesuatu yang harus Anda alami sendiri di sini.”
Dalam sambutannya, gelandang Manchester City, Rodri, mengatakan bahwa ini adalah pencapaian puncak dalam kariernya. “Saya selalu mengatakan ini, menang bersama negara Anda adalah hal terindah yang ada, terutama Piala Dunia,” kata Rodri. “Generasi ini tumbuh besar menyaksikan Iker Casillas dan Andres Iniesta mengangkat piala, dan kita bisa melakukannya hari ini“ tambahnya.
Banyak dari mereka yang hadir di alun-alun berusia muda dan bahkan belum lahir ketika gol Iniesta di babak perpanjangan waktu melawan Belanda memastikan Piala Dunia pertama Spanyol di Afrika Selatan 16 tahun lalu. Bagi banyak pendukung muda, kemenangan ini adalah pertama kalinya mereka menyaksikan tim putra mengangkat trofi dan euforia nasional yang mengikutinya. lebih dari dua juta pendukung timnas menikmati perayaan, malam itu.



Daniel Olmo dan kiper Spanyol David Raya mengambil gambar trofi Piala Dunia di landasan pacu bandara Madrid Barajas, pada Senin (20/8/2026).
(AFP/OSCAR DEL POZO)
Penggemar Spanyol memadati Cibeles Square di Madrid pada Senin (20/7/2026).
(AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)
Seseorang mengangkat potongan kardus yang menggambarkan penyerang Spanyol Nico Williams, saat berkumpul di Cibeles Square di Madrid pada Senin (20/7/2026).
(AFP/OSCAR DEL POZO)
Menggeser peringkat Argentina
Spanyol menggantikan Argentina untuk menduduki nomor 1 dalam peringkat dunia FIFA pada hari Senin, setelah menjuarai Piala Dunia. Sebelumnya Argentina adalah tim peringkat nomor 1 di dunia berdasarkan pembaruan peringkat resmi terakhir pada 11 Juni, saat dimulainya Piala Dunia di Meksiko. Spanyol memasuki turnamen di peringkat nomor 2.
Perancis dan Inggris tetap berada di posisi ketiga dan keempat, meskipun Inggris menang 6-4 atas Prancis dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia. Perancis masih memiliki cukup keunggulan dalam total poin. Brasil dan Maroko menggeser Portugal untuk merebut posisi kelima dan keenam. Portugal kalah 1-0 dari rival regionalnya, Spanyol, di babak 16 besar.
Meksiko naik empat peringkat ke posisi ke-10 setelah penampilan apik mereka di Piala Dunia. Amerika Serikat juga naik satu peringkat ke posisi ke-16 setelah mengalahkan Bosnia dan Herzegovina di babak 32 besar. Perjalanan Amerika berakhir dengan kekalahan mengecewakan 4-1 di tangan Belgia, yang kini berada di peringkat kedelapan dunia.
Namun, pemain yang paling banyak mengalami peningkatan peringkat adalah Erling Haaland dan Norwegia, yang naik 12 peringkat ke posisi ke-19. Tim Vikings menjadi salah satu tim favorit turnamen setelah lolos ke babak gugur dan mengalahkan Brasil di babak 16 besar. Perjalanan mereka di turnamen juga berakhir di tangan Inggris, 2-1 di perempat final, tetapi itu adalah pencapaian terjauh Norwegia di Piala Dunia dalam sejarah mereka.



Seorang penggemar mengenakan topeng Messi saat menunggu kedatangan tim sepak bola nasional Argentina di dekat kamp pelatihan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) di Ezeiza, Provinsi Buenos Aires, pada Senin (20/7/2026).
(AFP/TOMAS CUESTA)
Suasana saat bus yang membawa tim Argentina disambut pendukung di Ezeiza, di pinggiran Buenos Aires, Senin (20/7/2026(.
(AP/GUSTAVO GARELLO)
Tim sepak bola Argentina menaiki bus atap terbuka saat tiba di kamp pelatihan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) di Ezeiza, Provinsi Buenos Aires, pada Senin (20/7/2026).
(AFP/TOMAS CUESTA)
Argentina juga berpesta
Sebagian besar tim sepak bola Argentina mendarat kembali di tanah air pada hari Senin dan disambut ribuan penggemar yang telah menunggu sejak di bandara. Mereka pulang dengan kekalahan 1-0 di final saat melawan Spanyol.
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) sebelumnya mengatakan bahwa beberapa anggota skuad tidak akan berada di penerbangan tersebut, dan bintang Lionel Messi tidak terlihat turun dari pesawat. Pelatih Lionel Scaloni dan seluruh tim yang ada disambut dengan karpet merah dan iringan musik militer. Di dekap cuaca dingin dan guyuran hujan, ribuan penggemar menunggu di luar kamp pelatihan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) di dekat bandara untuk menyambut kepulangan para pemain. Mereka berselimutkan bendera dan memegang payung biru-putih untuk melindungi diri dari gerimis.
Ini bukanlah sambutan meriah yang diharapkan warga Argentina. Empat tahun lalu, jutaan orang memadati jalanan untuk merayakan kemenangan tim mereka saat menjuarai Piala Dunia 2022. Kali ini mereka tetap berkumpul dan menyambut untuk berterima kasih kepada tim atas penampilan mereka.
“Warga Argentina akan tetap merayakannya,” kata ibu rumah tangga Marga Ledezma, yang turut berkumpul dalam penyambutan di bandara. Secara khusus ia juga berterima kasih kepada Messi atas semua yang telah ia berikan dan mendesaknya untuk tidak berhenti bermain untuk Argentina.
Argentina kalah 1-0 dari Spanyol, gagal memenangkan Piala Dunia berturut-turut dalam pertandingan yang dikritik oleh media internasional karena banyaknya pelanggaran dan perilaku tidak sportif dari tim Albiceleste. Banyak penggemar menyoroti bahwa kemenangan sejati bagi Argentina adalah kemenangan 2-1 atas Inggris di semifinal, yang dimainkan di tengah perselisihan yang berkepanjangan antara kedua negara mengenai kedaulatan Kepulauan Falkland.



Sambutan pendukung untuk tim sepak bola nasional Argentina saat tiba di kamp pelatihan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) di Ezeiza, Provinsi Buenos Aires, pada Senin (20/7/2026).
(AFP/TOMAS CUESTA)
Ribuan pendukung Argentina menyambut bus yang membawa tim Argentina di Ezeiza, Argentina, Senin (20/7/2026).
(AP/RODRIGO ABD)
Seorang penggemar memegang potret penyerang Argentina Lionel Messi.
(AFP/LUIS ROBAYO)
“Tim ini menyatukan kita semua, dan kita harus bersyukur untuk itu. Kami akan selalu ada untuk mereka, dalam suka maupun duka. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Messi karena telah memberikan yang terbaik,” kata Leonardo Barrientos, yang bekerja di bengkel tekstil. Warga lain, Maria Ortiz, datang untuk menyambut tim bersama putrinya yang berusia dua tahun, dan mengatakan bahwa Spanyol pantas menang tetapi dia senang dengan apa yang telah diberikan tim Argentina untuk pendukungnya.
Meskipun kecewa setelah kekalahan tersebut, ribuan warga Argentina menuju ke tempat perayaan tradisional di Obelisk di Buenos Aires. Ini menjadi tempat yang sama empat tahun lalu, untuk merayakan kepulangan tim Argentina, hanya suasananya berbeda. Kalau ini Argentina pulang tidak sebagai juara. (AP/AFP/REUTERS)
Baca JugaBukan ”Tangan Tuhan”, melainkan Kemurahan Hati MessiBaca Juga”Sudah Jelas, Messi adalah yang Terbaik di Dunia”
Baca JugaRivalitas Para Juara